Cacar air, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai Varicella, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Virus Varicella zoster. Penyakit ini seringkali dianggap ringan, terutama pada anak-anak, namun kenyataannya Virus Varicella memiliki potensi untuk menimbulkan komplikasi serius, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Waspada terhadap penyakit ini adalah langkah awal untuk melindungi kesehatan diri dan keluarga. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per Juni 2024 menunjukkan peningkatan kasus cacar air di beberapa wilayah perkotaan, mengindikasikan bahwa kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan.
Penularan Virus Varicella sangat mudah terjadi, terutama melalui udara (percikan batuk atau bersin) dan kontak langsung dengan cairan dari lepuhan kulit penderita. Ini berarti, seseorang bisa tertular hanya dengan berada di ruangan yang sama dengan penderita cacar air. Periode paling menular adalah 1-2 hari sebelum ruam muncul hingga semua lepuhan mengering dan menjadi koreng. Pada studi yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Jepang pada bulan Mei 2025, disebutkan bahwa satu individu penderita cacar air dapat menularkan virus ini kepada 10-12 orang di sekitarnya jika tidak ada imunitas.
Meskipun gejala umumnya meliputi demam ringan, ruam gatal berisi cairan, dan kelelahan, komplikasi yang ditimbulkan oleh Virus Varicella bisa jauh lebih serius. Pada anak-anak, komplikasi yang mungkin terjadi antara lain infeksi bakteri pada kulit, pneumonia, atau ensefalitis (radang otak) meskipun jarang. Sedangkan pada orang dewasa, ibu hamil, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah, risiko komplikasi seperti pneumonia varicella atau varicella encephalitis meningkat secara signifikan, yang bisa berakibat fatal. Misalnya, catatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi pada tahun 2023 mencatat adanya lima kasus pneumonia varicella berat pada pasien dewasa.
Pencegahan terbaik terhadap Virus Varicella adalah melalui vaksinasi. Vaksin cacar air terbukti sangat efektif dalam mencegah penyakit ini atau setidaknya mengurangi keparahan gejalanya jika terinfeksi. Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah pemberian dua dosis vaksin cacar air untuk perlindungan optimal. Selain vaksinasi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menghindari kontak langsung dengan penderita juga merupakan langkah penting. Dengan memahami bahaya dan langkah pencegahannya, kita bisa lebih siap melindungi diri dari ancaman cacar air.