Operasi Katarak gratis diselenggarakan bagi ratusan warga lanjut usia kurang mampu guna mengembalikan penglihatan mereka yang terganggu keruhan lensa. Rumah sakit menerjunkan dokter spesialis mata terbaik serta teknologi bedah phacoemulsification yang cepat, aman, dan tanpa rasa sakit. Langkah kemanusiaan ini bertujuan membebaskan para lansia dari kebutaan agar dapat kembali beraktivitas mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Para pasien beserta keluarga mendatangi aula pelayanan medis dengan penuh rasa haru.
Proses tindakan medis berlangsung singkat hanya memakan waktu sekitar lima belas menit untuk setiap mata pasien yang dioperasi. Operasi Katarak ini dilanjutkan dengan pemberian obat tetes, kacamata pelindung, serta jadwal kontrol berkala guna memantau pemulihan penglihatan. Dokter memastikan seluruh rangkaian kegiatan medis menerapkan standar sterilisasi tinggi guna mencegah infeksi pasca-pembedahan pada lansia. Penglihatan pasien yang kembali jernih membangkitkan kebahagiaan besar bagi keluarga.
Pihak donatur dan yayasan sosial bekerja sama dengan rumah sakit dalam menanggung seluruh biaya tindakan, obat, dan perawatan pasien. Operasi Katarak cuma-cuma ini terbukti mengurangi angka katarak yang menumpuk pada warga kurang mampu di wilayah perkotaan dan pedesaan. Para lansia mengaku sangat bersyukur karena kini dapat kembali membaca Al-Qur’an, berjalan sendiri, dan melihat wajah cucu-cucu mereka. Bakti sosial ini memberikan dampak sosial yang sangat mendalam.
Direktur rumah sakit menegaskan bahwa program bakti sosial pemulihan penglihatan ini merupakan agenda rutin penanganan masalah kesehatan mata daerah. Operasi Katarak gratis akan terus dilaksanakan secara bertahap dengan menyasar daerah-daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses dokter mata. Dukungan masyarakat dalam menginformasikan keberadaan penderita katarak sangat membantu kesuksesan pelaksanaan bakti sosial ini. Layanan kesehatan yang inklusif menjangkau warga terdepan.
Kegiatan kemanusiaan ini ditutup dengan sesi edukasi mengenai tata cara merawat kebersihan mata pasca-operasi bagi para pendamping pasien. Pemulihan penglihatan para lansia diharapkan dapat mendongkrak kembali produktivitas serta kebahagiaan hidup di masa tua mereka. Sinergi antara rumah sakit, lembaga donasi, dan masyarakat menjadi modal utama dalam memberantas masalah kebutaan katarak. Penglihatan yang terang membawa harapan baru bagi kehidupan lansia.