Kemampuan menghentikan pendarahan adalah salah satu keterampilan pertolongan pertama yang paling krusial dan dapat secara langsung menyelamatkan nyawa. Pendarahan hebat dapat menyebabkan kehilangan darah yang cepat dan berakibat fatal jika tidak ditangani segera. Dengan mengetahui teknik yang tepat, kita bisa menjadi penentu dalam kondisi darurat, memberikan tindakan awal yang efektif sebelum bantuan medis profesional tiba.
Langkah pertama dalam menghentikan pendarahan adalah memastikan keamanan diri penolong dan korban. Jika ada bahaya di sekitar lokasi, pastikan area aman sebelum mendekat. Gunakan sarung tangan medis sekali pakai jika tersedia untuk melindungi diri dari paparan darah. Setelah itu, segera hubungi layanan darurat medis (di Indonesia, Anda bisa menghubungi 112 atau nomor darurat medis setempat seperti ambulans 118/119) dan jelaskan situasi pendarahan yang terjadi. Kecepatan adalah kunci, terutama untuk pendarahan yang masif.
Teknik paling efektif untuk menghentikan pendarahan adalah dengan memberikan tekanan langsung pada luka. Gunakan kain bersih, perban steril, atau bahkan pakaian bersih yang tebal dan letakkan langsung di atas luka. Tekan dengan kuat dan terus-menerus menggunakan telapak tangan Anda. Jangan angkat tekanan untuk memeriksa luka; terus tekan sampai bantuan medis tiba atau pendarahan berhenti. Jika kain yang digunakan basah oleh darah, jangan dilepas, tetapi tambahkan kain lain di atasnya dan terus berikan tekanan. Jika memungkinkan, tinggikan bagian tubuh yang berdarah lebih tinggi dari jantung korban untuk membantu mengurangi aliran darah ke area tersebut. Misalnya, pada kejadian kecelakaan kerja di sebuah proyek konstruksi pada 2 Mei 2025, seorang petugas keamanan berhasil menghentikan pendarahan parah pada kaki korban dengan teknik tekanan langsung sebelum ambulans tiba, berkat pelatihan pertolongan pertama yang pernah diikutinya.
Dalam beberapa kasus, jika pendarahan sangat parah dan tidak terkontrol dengan tekanan langsung, penggunaan torniket mungkin diperlukan, namun ini adalah langkah yang harus dilakukan oleh orang yang terlatih dan hanya sebagai upaya terakhir. Pemasangan torniket yang tidak tepat dapat menyebabkan komplikasi serius. Untuk pendarahan ringan, setelah dihentikan, luka harus dibersihkan dengan air mengalir dan ditutup dengan perban steril untuk mencegah infeksi.
Mempelajari cara menghentikan pendarahan adalah bagian penting dari kesiapsiagaan darurat. Pelatihan praktis dari lembaga seperti Palang Merah atau penyedia pelatihan pertolongan pertama akan memberikan Anda kepercayaan diri dan kemampuan yang diperlukan untuk bertindak efektif dalam situasi yang mengancam jiwa ini.