Faktanya Buah Apel Mengandung Racun Sianida, Benarkah Berbahaya?

Sempat beredar kekhawatiran mengenai kandungan racun sianida dalam buah apel. Memang benar bahwa biji apel mengandung senyawa amygdalin, yang dapat terurai menjadi racun sianida dalam tubuh. Namun, penting untuk memahami konteks dan jumlahnya agar tidak menimbulkan kepanikan dan kecemasan yang berlebihan. Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Toksikologi Universitas Indonesia pada bulan Maret 2024 menunjukkan bahwa kadar racun sianida yang dihasilkan dari konsumsi biji apel dalam jumlah normal sangatlah kecil dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

Amygdalin sendiri adalah senyawa glikosida nitril yang secara alami ditemukan dalam biji beberapa buah dari keluarga Rosaceae, termasuk apel, ceri, persik, dan aprikot. Ketika biji apel dihancurkan atau dikunyah, enzim dalam tubuh manusia dapat memecah amygdalin menjadi glukosa, benzaldehida, dan hidrogen sianida (HCN), yang merupakan bentuk sederhana dari racun sianida. Akan tetapi, jumlah HCN yang dihasilkan dari beberapa biji apel sangatlah minimal.

Dr. Tania Wijaya, seorang ahli gizi klinis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, dalam sebuah wawancara pada Kamis, 8 Mei 2025, menjelaskan bahwa seseorang perlu mengonsumsi biji apel dalam jumlah yang sangat banyak untuk mencapai dosis racun sianida yang berbahaya. “Untuk mencapai dosis letal sianida, seseorang dengan berat badan 70 kg diperkirakan perlu mengonsumsi sekitar 50 hingga 300 biji apel yang dihancurkan secara bersamaan. Jumlah ini tentu sangat tidak mungkin terjadi dalam konsumsi apel sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Tania Wijaya menambahkan bahwa biji apel yang tertelan secara utuh biasanya akan melewati sistem pencernaan tanpa terpecah, sehingga risiko pelepasan sianida sangat kecil. Meskipun demikian, untuk menghindari kekhawatiran, disarankan untuk membuang biji apel sebelum mengonsumsi buahnya, terutama pada anak-anak kecil. Manfaat mengonsumsi buah apel secara keseluruhan, yang kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan, jauh lebih besar daripada potensi risiko dari sejumlah kecil sianida yang mungkin terkandung dalam bijinya jika tertelan dalam jumlah terbatas. Jadi, Anda tetap bisa menikmati buah apel dengan aman dan mendapatkan manfaat kesehatannya.

hk pools