Penyakit diabetes menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, pada 7 April 2024, tercatat lebih dari 19 juta orang di Indonesia menderita diabetes. Angka ini meningkat sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Penyakit tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi kini juga banyak ditemukan pada remaja akibat pola hidup yang tidak sehat.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Gedung Kesehatan Nasional, Jakarta Pusat, pada hari Rabu, 10 April 2024, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Kesehatan, Dr. Hendra Pratama, menjelaskan bahwa penyakit diabetes bisa menyebabkan berbagai komplikasi berbahaya. Komplikasi tersebut meliputi kerusakan ginjal, kebutaan, penyakit jantung, hingga amputasi. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk memahami faktor risiko dan melakukan pencegahan sejak dini.
Penyakit diabetes terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 umumnya disebabkan oleh faktor genetik dan biasanya terdeteksi sejak usia muda. Sedangkan diabetes tipe 2 lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, dan obesitas. Petugas kesehatan dari Puskesmas Cempaka Putih, Siti Aisyah, SKM, menekankan pentingnya pemeriksaan gula darah rutin minimal dua kali setahun bagi masyarakat berusia di atas 30 tahun.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan untuk mengadopsi pola makan sehat, berolahraga secara rutin, dan menghindari konsumsi gula berlebih. Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Kesehatan setempat, telah mengadakan program “Gerakan Lawan Diabetes” sejak 1 Maret 2024, yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit diabetes dan pentingnya pencegahan.
Dalam penanganan kasus penyakit diabetes, kepolisian pun turut berperan. Polres Jakarta Selatan, pada 15 Februari 2024, melakukan kampanye kesehatan bertema “Lindungi Diri dari Diabetes” yang diikuti oleh lebih dari 500 personel kepolisian dan keluarganya. Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol. Andi Syahputra, menegaskan bahwa kesehatan anggota menjadi prioritas utama dalam menunjang kinerja pelayanan publik.
Melihat fakta tersebut, tidak dapat disangkal bahwa penyakit diabetes adalah ancaman besar bagi kesehatan bangsa. Upaya pencegahan dan edukasi masyarakat harus terus digencarkan agar angka kejadian penyakit diabetes dapat ditekan secara maksimal.